Updates from December, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Herlina 2:22 pm on 17 December 2010 Permalink | Reply
    Tags: alat pel, magic mop, pekerjaan rumah   

    Magic Mop 

    “Na, ini the best money I’ve ever spent ! “, kakak saya berkali-kali bilang begitu dan saya tahu harus menulis tentang penemuan ini :) .

    Alat ini memang sekilas nggak terlalu beda dengan alat pel lain yang dijual di Ace Hardware, gagang panjang, kain pel yang bisa dilepas dan diganti serta tempat air. Bedanya adalah alat pemeras kain pel yang jadi satu dengan tempat airnya, dipisah dengan semacam penyekat. Dengan alat pemeras itu kita nggak perlu lagi memeras kain pel dengan tangan, cukup menginjak pedal yang ada di samping luar alat itu dan kain pelnya terperas dengan sempurna (nggak terlalu kering dan nggak terlalu basah :p). Gagang pelnya juga bisa berputar 360 derajat, bisa menjangkau bagian bawah meja rendah atau sofa dengan mudah :)

    benda sederhana yang membuat bahagia :) )

    Saya ingat setiap menjelang libur lebaran, yaitu menjelang pembantu pulang kampung, kakak saya pasti mencari alat pel yang bisa menghemat tenaga karena dia sangat tidak suka dengan lantai yang kotor dan bisa mengepel berkali-kali dalam sehari. Kami bahkan sering melakukan acara memporstex dan menyikat lantai rumah, kalau saya bilang “mencuci rumah” :D . Jadi, ini bukan alat pel pertama yang dia beli di Ace Hardware (yang terkenal dengan kelengkapan dan kepraktisan barang-barangnya) tapi baru kali ini saya mendengar dia begitu mengagumi alat pelnya hahahaha……” Sekarang gw bisa ngepel kapan aja, Na ” , dia juga bilang begitu :D . Saya ikut senang karena dia kelihatan sangat bahagia dengan alat pel itu hehehehe…

    Sekarang, setiap pulang dari bepergian seharian dan pembantu diajak sehingga tidak sempat beres-beres rumah, hal pertama yang dilakukan kakak saya adalah mengepel seluruh rumah ! :)

     
    • dewi 8:16 am on 18 December 2011 Permalink | Reply

      Iiihh… kakakmu miriiip sama daku.. :)
      Aku udh beli berbagai bentuk alat pel, dan skrg sdg terpesona sm magic mop.
      Layak beli gak sih? bingung pula ada easy mop, magic mop, tornado, perfecy mop.. pusying milihnya

      • Herlina 1:26 am on 19 December 2011 Permalink | Reply

        Waaaa….ternyata ada saingannya hahaha….Magic mop kakakku sih sekarang udah rusak :( ember yang buat peras airnya udah patah injakannya, karena terlalu sering ngepel or terlalu semangat injaknya kali ya :) ) Dia udah beli lagi tapi yg ini nasibnya juga sama xixixixi….Easy mop, tornado, perfecy aku malah baru denger tuh, gak mengikuti perkembangan mop sih hehehe….

  • Herlina 11:34 am on 12 December 2010 Permalink | Reply
    Tags: ankle support, , knee support, lutut, penopang sendi, pergelangan kaki, rematik, rheumatoid, sendi   

    Penopang Sendi (Joint Supporter) 

     

    knee support

    Beberapa minggu yang lalu saya menemani ponakan saya, Jason, mencari roller blade di sebuah toko olahraga pada sebuah mal. Waktu Jason sedang melihat-lihat, saya iseng keliling toko dan melihat alat penopang sendi (semacam kain pembalut untuk sendi lutut,pergelangan kaki / tangan,leher, dsb.Biasanya dipakai atlet atau orang yang mengalami cedera sendi. Lupa nama persisnya apa :p). Saya sudah lama tahu ada alat ini tapi entah kenapa baru saat itu terpikir mungkin alat ini bisa membantu saya agar bisa berjalan lebih lama dan mengurangi sakit di lutut dan pergelangan kaki saya setelah berjalan lama :)

    Dengan arthritis rheumatoid yang saya derita sejak usia 5 tahun, rasa sakit pada lutut dan pergelangan kaki saya cukup menyiksa kalau saya berjalan lama (seperti misalnya keliling Mangga Dua selama 4 jam bersama kakak saya :p). Harga alat ini bervariasi, yang saya lihat waktu itu antara 60 ribu – 115 ribu. Saya pikir kalau bukan di mal mungkin harganya lebih murah dari itu (apalagi kalau di Pasar Pagi Mangga Dua hahaha….), maka saya tidak membeli di toko itu.

    Besoknya saya titip kakak saya untuk membeli alat ini karena dia lewat toko olahraga di daerah Kelapa Gading setiap mengantar Jason sekolah. Ternyata harganya 50 ribu, lumayan, lebih murah 10 ribu hehehe…….

    ankle support

    Kesempatan untuk menguji kegunaan alat ini datang waktu saya janjian ketemu teman semasa kuliah dulu. Kami janjian ketemu di tengah-tengah dan di tempat yang dilalui jalur busway :p. Akhirnya sepakat ketemuan di Sarinah. Cocok banget nih untuk menguji alat ini karena halte Sarinah juga pakai tangga untuk naik turunnya (bukan sekedar jalan menurun atau naik yang tanpa undakan itu), lumayan menambah “derita” buat lutut saya :p

    Kami ketemuan kurang lebih 5 jam, meliputi 2x makan, 1x nonton (film terjelek yang pernah saya lihat), putar-putar lihat baju dan ngobrol tentunya. Nah, saat mau tidur malam, saya baru teringat kalau lutut saya tidak sesakit biasanya seperti kalau saya habis berjalan lama, berarti memang alat ini bermanfaat mengurangi rasa sakit di lutut saya. Senangnya ! :D

    O iya, kalau mau pakai alat ini sebaiknya untuk berjalan atau bergerak dalam waktu lama saja. Saya pernah keterusan memakainya waktu mengajar les, waktu itu saya baru pulang dari bepergian dan saya langsung memberi les tanpa melepasnya, ternyata setelah beberapa jam betis dan paha terasa kemeng alias pegal-pegal :D

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 33 other followers